TANGERANG – Kosmiindonesia.com – Suasana duka yang bercampur dengan rasa ngeri dan kaget menyelimuti seluruh warga masyarakat di lingkungan Kampung Babakan, RT 001/RW 006, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Sebuah peristiwa naas dan memilukan terjadi pada hari Jumat, 17 April 2026, di mana seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas dalam kondisi yang sangat mengenaskan di kediamannya.
Laporan mengenai kejadian mengerikan ini masuk melalui saluran pengaduan masyarakat 110 dan langsung ditindaklanjuti secara cepat dan profesional oleh jajaran personel Polsek Curug di bawah pimpinan langsung Kapolsek Curug, AKP H.P. Tampubolon, S.T.K., S.I.K., M.Si.
Peristiwa tragis ini berlangsung pada hari Jumat, tanggal 17 April 2026, sekira pukul 17.30 WIB. Lokasi kejadian berada tepat di area pemukiman padat penduduk yang terletak di Kampung Babakan, yang merupakan wilayah hukum Polsek Curug, Polres Tangerang Selatan.
Korban dalam kejadian naas ini diketahui adalah seorang wanita bernama Widyastuti (45 tahun). Almarhumah beragama Islam, berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT), dan merupakan warga tetap yang menetap di lokasi tersebut.
Sementara itu, laporan awal diterima dari pelapor bernama Bapak Tarwit melalui nomor kontak 088707799739. Berdasarkan informasi yang diterima, kategori pengaduan yang masuk adalah dugaan kuat terjadinya tindak pidana Pembunuhan.
Berdasarkan laporan resmi yang diterima serta keterangan dari saksi mata di lokasi kejadian, peristiwa ini bermula ketika suami sah dari korban, Sdr. Jumri, baru saja pulang dari tempat kerjanya sekitar pukul 17.30 WIB.
Sesampainya di dalam kamar kontrakan tempat mereka tinggal, Sdr. Jumri melihat istrinya, Widyastuti, dalam posisi berbaring seolah-olah sedang tidur nyenyak dan seluruh tubuhnya tertutup rapat oleh kain sarung. Merasa ada yang janggal dan tidak seperti biasanya, ia pun mencoba mendekat dan membuka kain penutup tersebut.
Betapa terkejut, syok, dan hancur perasaan sang suami saat melihat kenyataan yang sangat pahit di hadapan matanya. Bagian kepala korban terlihat mengalami luka yang sangat parah hingga bagian otaknya terlihat keluar. Pemandangan yang sangat mengerikan dan tidak pantas dilihat ini membuat Sdr. Jumri panik luar biasa dan kehilangan kendali.
Segera setelah menyaksikan kejadian mengerikan tersebut, Sdr. Jumri segera memberitahu kejadian itu kepada pemilik kontrakan, Sdri. Sinta. Namun, Sdri. Sinta mengaku sama sekali tidak mengetahui apa-apa mengenai kejadian yang menimpa penghuni kontrakannya itu.
Informasi mengenai kejadian naas ini kemudian segera diteruskan kepada Ketua RT setempat, Bapak M. Satiri, untuk segera ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada pihak berwajib guna mendapatkan penanganan hukum yang sesuai.
Menerima laporan yang bernuansa sangat serius tersebut, Piket Fungsi Polsek Curug yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AKP Edi Purwanto, S.H., M.H beserta Panit Reskrim Unit 2 IPDA Budi Atmono, S.H. beserta jajaran personel lainnya, segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian tanpa menunda waktu.
Setibanya di lokasi, tim kepolisian langsung melakukan pengamanan ketat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga agar barang bukti tidak terganggu. Selain itu, personel juga melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh guna mencari petunjuk dan bukti-bukti fisik yang bisa mengungkap penyebab pasti kematian korban serta motif di balik kejadian tersebut.
Selain melakukan pengamanan dan olah TKP, petugas juga melakukan pemanggilan serta pendalaman keterangan secara mendalam dari sejumlah saksi mata dan orang terdekat yang ada di lokasi, antara lain:
1. Jumri (Suami sah dari korban)
2. Sinta (Pemilik kontrakan)
3. Wisnu Prawinata (Teman korban)
4. M. Satiri (Ketua RT 001/006 setempat)
Hingga laporan berita ini dibuat, tim penyidik dari kepolisian masih terus melakukan penyelidikan secara mendalam dan menyeluruh untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi secara rinci, serta mencari tahu motif apa yang melatarbelakangi kematian mengenaskan tersebut.
Jenazah dari almarhumah Widyastuti saat ini sudah ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku dan akan segera dimakamkan. Namun, duka mendalam serta rasa kaget dan ngeri masih sangat menyelimuti seluruh keluarga besar korban maupun warga sekitar yang sama sekali tidak menyangka akan terjadi peristiwa yang sehoror ini di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kami segenap tim redaksi turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, mengampuni segala dosa-dosanya, serta memberikan ketabahan dan kesabaran yang luas bagi keluarga yang ditinggalkan.
Masyarakat juga berharap semoga pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini secara tuntas dan transparan, sehingga pelaku jika ada dapat segera diadili dan keadilan bisa segera ditegakkan demi hukum dan kebenaran.
