JAKARTA UTARA – Kosmiindonesia.com -;Sebuah peristiwa memilukan terjadi di kawasan padat penduduk Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebuah kebakaran besar melanda permukiman warga yang berlokasi di Jalan Warakas V Gang 14, RT 010/RW 012, pada malam hari Rabu, 27 Maret 2026. Peristiwa ini terjadi saat sebagian besar warga sedang beristirahat, sehingga sempat menimbulkan kepanikan yang luar biasa di tengah masyarakat sekitar.
Berdasarkan data rinci yang dihimpun oleh Pendamping Sosial Korban Bencana (PSKB) dari Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Utara, awal mula kejadian terdeteksi adanya kobaran api yang mulai muncul dan membesar sekitar pukul 22.55 WIB. Kabar mengenai adanya kebakaran di permukiman tersebut segera tersebar dan laporan resmi diterima oleh petugas terkait tepatnya pada pukul 23.02 WIB. Berkat respons cepat dan kerja keras para petugas pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi, proses pendinginan terhadap titik-titik yang masih berpotensi menyala kembali dapat diselesaikan pada pukul 23.26 WIB, dan tak lama kemudian seluruh proses pemadaman dinyatakan tuntas dan api benar-benar padam sepenuhnya pada pukul 23.59 WIB.
Hasil penelusuran sementara di lokasi kejadian menunjukkan bahwa titik awal kemunculan api diduga berasal dari sebuah lapak tempat penimbunan barang bekas atau rongsokan yang berada di wilayah RT 010 RW 012. Karena angin yang bertiup cukup kencang dan bangunan di sekitarnya berjarak sangat rapat serta banyak yang terbuat dari bahan mudah terbakar, nyala api dengan sangat cepat merembet ke bangunan-bangunan di sekitarnya. Api kemudian meluas dan menyambar bangunan tempat tinggal Ibu Yanti dan Bapak Guntur yang terletak di wilayah RT 010 RW 013, hingga akhirnya melahap beberapa rumah tetangga lainnya.
Adapun bangunan rumah tinggal yang menjadi korban amukan si jago merah tersebut adalah milik beberapa warga setempat, di antaranya milik Bapak Guntur/Yanti, Bapak Tarman, Bapak Didik, Bapak Said, dan Bapak Dimas. Kelima bangunan ini mengalami kerusakan berat hingga ludes terbakar, beserta seluruh isinya yang tidak sempat diselamatkan oleh penghuninya.
Peristiwa kebakaran ini berdampak langsung terhadap kehidupan 5 Kepala Keluarga dengan jumlah penghuni sebanyak 20 jiwa. Adapun rincian dari jumlah jiwa yang terdampak tersebut terdiri dari 7 orang laki-laki dewasa, 5 orang perempuan dewasa, 3 orang anak-anak, dan selebihnya berusia remaja. Kabar yang cukup melegakan di tengah musibah ini adalah bahwa tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban yang mengalami luka bakar, cedera fisik, guncangan jiwa, maupun meninggal dunia. Seluruh warga yang berada di dalam rumah saat kejadian sempat menyelamatkan diri keluar tepat pada waktunya meski dalam keadaan panik dan hanya membawa pakaian yang melekat di badan.
Sebagian warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini sempat mengevakuasi diri dan berteduh untuk sementara waktu di lokasi terdekat, yaitu di Majelis Mahkota Qur’an. Namun hingga laporan kejadian ini disusun, diketahui bahwa tidak ada lagi pengungsi yang menetap secara terus-menerus di lokasi tersebut, karena sebagian besar mencari tempat berteduh sementara di rumah kerabat atau tetangga terdekat.
Untuk memadamkan kobaran api yang besar tersebut, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PK&P) Kota Jakarta Utara mengerahkan kekuatan yang cukup besar, yakni sebanyak 14 unit kendaraan pemadam kebakaran lengkap dengan personelnya. Penanganan darurat ini juga didukung penuh oleh berbagai instansi terkait lainnya, antara lain pihak PLN yang memutus aliran listrik demi mencegah bahaya tambahan, tim AGD PK3D, PSKB beserta relawan TAGANA dari Suku Dinas Sosial serta Dinas Sosial DKI Jakarta, BPBD Jakarta Utara, Palang Merah Indonesia (PMI), serta unsur keamanan dari Polsek dan Koramil setempat yang mengamankan lokasi dan mengatur kelancaran akses jalan.
Berkat kerja sama yang baik, terpadu, dan saling mendukung antarinstansi, kobaran api dapat dikendalikan dengan cepat sehingga tidak meluas ke bangunan-bangunan lainnya di lingkungan yang sangat padat tersebut. Kini, pasca kebakaran, situasi dan kondisi keamanan di lokasi kejadian telah dilaporkan kembali kondusif, aman, dan terkendali.
Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut, ingin memberikan bantuan, atau melakukan konfirmasi terkait peristiwa ini, dapat menghubungi langsung Ketua RT 010 RW 012, Bapak Zakaria di nomor telepon 081385289317, atau kepada Ibu Yanti di nomor 088299735013.
Penulis: Ucok
Editor: Marfana
