LAMPUNG SELATAN,- Kosmiindinesia.com – 16 Juni 2026 – Sebuah kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga unit truk boks terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di wilayah Dusun Buring, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa siang ini. Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa dua orang sopir dan menyebabkan kerusakan parah pada ketiga kendaraan yang terlibat.
Berdasarkan keterangan saksi dan penyelidikan awal petugas, kecelakaan diduga bermula ketika salah satu truk boks yang melaju dari arah Pelabuhan Bakauheni menuju Bandar Lampung mengalami gangguan serius pada sistem pengereman saat melintasi jalan yang menurun cukup curam. Akibatnya, kendaraan tersebut tidak dapat dikendalikan lagi dan terus melaju dengan kecepatan tinggi.
Truk yang kehilangan kendali itu kemudian menabrak dua truk boks lain yang berjalan searah dan berada di depannya. Benturan yang terjadi begitu keras hingga membuat bagian depan dan kabin ketiga kendaraan penyok dan ringsek parah. Selain kerusakan pada badan kendaraan, muatan berupa paket ekspedisi yang diangkut salah satu truk ikut tumpah dan berserakan memenuhi sebagian badan jalan di lokasi kejadian.
Salah seorang warga setempat, Alan, yang melihat langsung peristiwa itu menceritakan bahwa truk dari arah Bakauheni tampak melaju dengan kecepatan cukup tinggi sebelum akhirnya menghantam kendaraan di depannya. “Truk itu melaju kencang sekali, seolah tidak bisa berhenti, lalu langsung menabrak kendaraan yang ada di depannya. Dari gerakannya terlihat jelas bahwa diduga remnya tidak berfungsi sama sekali,” ujar Alan.
Pihak kepolisian menilai ada dua faktor utama yang diduga memperparah kejadian tersebut, yaitu kegagalan sistem pengereman dan muatan yang dibawa terasa sangat berat. Kondisi ini membuat sopir tidak memiliki kesempatan untuk menahan laju kendaraan saat melintasi jalur menurun, sehingga benturan yang terjadi berlangsung secara beruntun dan sangat dahsyat.
Akibat benturan keras itu, kedua sopir yang mengemudikan truk pertama dan kedua terjebak dan terjepit di dalam kabin yang hancur. Tim evakuasi yang terdiri dari petugas kepolisian dan relawan harus bekerja ekstra keras untuk mengeluarkan kedua korban. Namun, setelah dikeluarkan dan diperiksa petugas medis, keduanya dinyatakan sudah meninggal dunia. Salah satu korban berhasil diidentifikasi bernama Muhamad Soleh, sedangkan identitas korban lainnya masih dalam proses pencocokan data.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan, Aiptu Jayamudin, membenarkan telah menerima laporan dan menurunkan tim ke lokasi. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh, mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta memindahkan kendaraan dan membersihkan muatan yang berserakan.
“Kami masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kecelakaan ini, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan dan kelengkapan surat-suratnya,” kata Jayamudin.
Selama proses evakuasi dan penanganan, arus lalu lintas di Jalinsum sempat tersendat dan mengantre cukup panjang. Namun, setelah kerja sama antara petugas kepolisian dan personel TNI selesai mengatur arus serta membersihkan lokasi, lalu lintas dapat kembali berjalan lancar dan normal menjelang sore hari.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengemudi kendaraan niaga untuk senantiasa memeriksa kondisi kendaraan secara rutin, mematuhi batas muatan yang ditetapkan, serta mengendalikan kecepatan terutama saat melintasi jalan menurun guna mencegah kejadian serupa yang merugikan nyawa dan harta benda.
Penulis: Arjun
Editor: Roni
