TULANGBAWANG – Kosmiindonesia.com – Suasana penuh semangat, keakraban, dan kebersamaan yang luar biasa kembali terlihat menyelimuti pertemuan para pemimpin dan unsur masyarakat yang digelar dalam rangka percepatan pembenahan infrastruktur jalan wilayah Kecamatan Denteteladas. Bertempat di Kafe Teman Lama, Pendowo, telah dilaksanakan Musyawarah Gelombang Kedua pada hari Senin, tanggal 1 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran kolektif untuk saling bergotong royong demi kepentingan bersama terus tumbuh dan menguat dari hari ke hari.
Pertemuan strategis dan sangat penting ini secara khusus diarahkan untuk membahas dan menyusun rencana tindak lanjut yang lebih rinci dan terukur terkait perbaikan serta pemulusan permukaan jalan pada ruas Umbul 7, Pasiranjaya hingga ke arah Pendowo. Ruas jalan ini selama bertahun-tahun menjadi jalur penghubung yang sangat vital bagi perputaran ekonomi dan mobilitas warga, namun di sisi lain juga menjadi keluhan utama masyarakat karena kondisinya yang rusak parah, berlubang, dan menyulitkan bahkan membahayakan pengguna jalan setiap harinya.
Rapat musyawarah yang penuh makna ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Kepolisian Sektor Denteteladas, IPDA Nurkholik, S.H., sosok pemimpin yang dikenal sangat gigih, tulus, dan konsisten memperjuangkan nasib jalan rusak di wilayah binaannya. Kehadiran beliau memimpin langsung jalannya diskusi memberikan semangat tersendiri bagi seluruh peserta, menandakan bahwa perbaikan jalan ini adalah prioritas utama yang menjadi perhatian penuh dari pihak aparat penegak hukum demi terciptanya kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Dalam memimpin jalannya pertemuan, Kapolsek Denteteladas didampingi oleh para pemimpin lapangan dan penggerak utama kegiatan swadaya masyarakat yang telah bekerja keras sejak awal kegiatan ini digulirkan. Mereka adalah Ketua Pelaksana Open Donasi, Bapak Nurrahman, yang dengan teliti mengelola dan mempertanggungjawabkan setiap dana yang masuk dan keluar, serta Bapak Ribut, yang dikenal sangat aktif turun ke lapangan menyampaikan aspirasi warga sekaligus melaporkan perkembangan dan kendala yang terjadi di lokasi pekerjaan.
Turut hadir memberikan masukan berharga, arahan teknis, serta komitmen dukungan penuh dalam pertemuan tersebut adalah Kepala Kampung Pasiranjaya, Bapak Sunoko, S.T., yang wilayahnya menjadi titik awal pengerjaan, serta Kepala Kampung Pendowo Asri, Bapak Hendri, yang wilayahnya menjadi tujuan akhir dari perbaikan jalan ini. Selain kedua pemimpin wilayah tersebut, hadir pula para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan unsur pimpinan warga lainnya yang peduli dan berkeinginan kuat melihat perubahan nyata di lingkungannya.
Dalam suasana diskusi yang terbuka dan saling menghargai tersebut, dibahas secara rinci dan mendalam berbagai hal teknis yang akan diambil dalam pelaksanaan di lapangan. Mulai dari penentuan titik mana saja yang menjadi prioritas penanganan, pembagian tugas yang jelas antar unsur yang terlibat agar tidak tumpang tindih, hingga mengecek dan memastikan ketersediaan dana serta jenis material yang dibutuhkan, seperti batu belah, pasir, dan lain-lain. Semua ini dilakukan dengan satu tujuan agar pekerjaan dapat berjalan tepat sasaran, maksimal hasilnya, serta menghasilkan struktur jalan yang kokoh, padat, dan awet menahan beban kendaraan dalam jangka waktu yang panjang.
Dalam arahannya, Kapolsek kembali menegaskan pentingnya sinergi, persatuan, dan kerja sama yang erat dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemimpin hingga warga biasa. Beliau mengingatkan kembali filosofi bahwa jalan ini berasal dari kita, untuk kita, dan milik kita bersama, sehingga perbaikan yang dilakukan kali ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang oleh seluruh warga pengguna jalan, bukan sekadar perbaikan sesaat yang hanya mengisi lubang sesaat namun cepat rusak kembali.
Musyawarah berlangsung dengan hangat, penuh suasana kekeluargaan yang kental, dan sangat produktif. Berbagai gagasan bermunculan, perbedaan pendapat disatukan dalam kebijaksanaan, sehingga pertemuan ini pun menghasilkan kesepakatan-kesepakatan penting yang padat dan jelas. Seluruh kesepakatan tersebut tidak berhenti hanya sebagai wacana di dalam rapat, melainkan akan segera diwujudkan dan diterjemahkan ke dalam bentuk kerja nyata di lapangan dalam waktu yang sangat dekat.
