TULANGBAWANG, – Kosmiindonesia.com – 16 Juni 2026 – Sejak pagi hingga menjelang pagi hari berikutnya, arus aktivitas penyeberangan menggunakan kapal klotok di jalur Hasan Bulan, Desa Pasiranjaya, Kecamatan Denteteladas, Kabupaten Tulangbawang terus berlangsung. Jalur ini menjadi urat nadi utama penghubung warga antarwilayah, mengangkut penumpang, barang kebutuhan sehari‑hari, hingga hasil pertanian yang akan dipasarkan. Di tengah kesibukan tersebut, para awak kapal dan petugas penyeberangan yang dikenal sebagai “pejuang penyeberangan” menerima kunjungan dan arahan langsung dari Kapolsek Denteteladas, IPDA Nurkholik, S.H., pada Selasa 16 Juni 2026.
Dalam kesempatan yang akrab dan penuh kekeluargaan, IPDA Nurkholik menyampaikan pesan‑pesan penting sekaligus mengajak seluruh awak kapal dan warga pengguna jasa untuk saling menguatkan satu sama lain. Ia menekankan tiga hal mendasar yang harus selalu dipegang teguh dalam menjalani aktivitas sehari‑hari. “Jangan lupa menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing‑masing, karena itu menjadi sumber ketenangan dan kekuatan batin. Jagalah kesehatan jasmani dan rohani, mengingat tugas di jalur penyeberangan ini membutuhkan tenaga ekstra dan kewaspadaan tinggi. Selain itu, tetaplah menjaga kebaikan perilaku dan senantiasa berhati‑hati dalam setiap gerak langkah, baik saat mengemudikan kapal maupun saat beraktivitas di sekitar dermaga,” ujarnya di hadapan para awak kapal yang berkumpul.
Tidak hanya berhenti pada pesan tersebut, Kapolsek juga memperkenalkan dan menghimbau penerapan konsep 3C yang menjadi pedoman keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Denteteladas. Ketiga prinsip ini disampaikan agar dipahami dan diterapkan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas penyeberangan:
✅ Cermat: Selalu teliti memeriksa kondisi kapal, peralatan keselamatan, berat muatan, serta keadaan arus air dan cuaca sebelum berlayar. Jangan mengabaikan tanda‑tanda yang berpotensi membahayakan perjalanan.
✅ Cepat: Segera laporkan kepada petugas kepolisian atau pihak berwenang jika menemukan kejadian mencurigakan, pelanggaran aturan, maupun potensi bahaya yang mengancam keselamatan penumpang dan barang.
✅ Cerdas: Bijak dalam mengambil keputusan, tidak mengambil risiko yang tidak perlu, memahami peraturan pelayaran, serta mampu menjalin komunikasi yang baik dan damai dengan sesama awak kapal maupun penumpang.
IPDA Nurkholik menambahkan bahwa aktivitas penyeberangan di jalur Hasan Bulan memiliki peran sangat vital bagi perekonomian dan mobilitas warga. Oleh karena itu, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan di jalur ini menjadi tanggung jawab bersama antara aparat, pengelola jasa angkutan, dan seluruh masyarakat pengguna.
Para awak kapal menyambut baik kunjungan dan arahan tersebut. Salah satu perwakilan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan, serta berjanji akan menerapkan pesan dan himbauan yang telah disampaikan agar perjalanan penyeberangan tetap aman, lancar, dan terhindar dari hal‑hal yang tidak diinginkan.
Dengan adanya arahan ini, diharapkan seluruh aktivitas penyeberangan di jalur Hasan Bulan dapat berjalan dengan tertib dan selamat, serta menjadi contoh pelayanan yang aman dan bertanggung jawab bagi masyarakat Desa Pasiranjaya dan sekitarnya.
Penulis: Arjun
Editor: Marfana
