Lampung – Kosmiindonesia.com – Hari pernikahan seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan dan penuh makna, bukan hanya bagi kedua mempelai yang akan membangun rumah tangga baru, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar dan kerabat yang turut meramaikan acara penting tersebut. Namun, cerita berbeda harus dialami oleh salah satu pasangan muda dari Lampung Barat, ketika rombongan keluarga pengantin terpaksa berjuang melewati kondisi jalan yang rusak dan berlumpur hanya untuk bisa sampai ke lokasi acara pernikahan.
Momen yang cukup menyakitkan hati ini kemudian viral di berbagai platform media sosial setelah diunggah melalui akun TikTok @afreza_ pada awal pekan. Dalam video yang segera menyebar luas dan menjadi pembicaraan warganet, terlihat jelas sejumlah mobil yang menjadi bagian dari rombongan pernikahan terjebak di jalanan tanah merah yang sangat licin dan penuh lumpur akibat hujan yang mengguyur beberapa waktu sebelum peristiwa terjadi.
Berdasarkan keterangan yang tertera dalam unggahan video tersebut, peristiwa ini terjadi di ruas Jalan yang menghubungkan Tanggamus dengan Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat. Ruas jalan ini dikenal sebagai salah satu akses utama bagi masyarakat yang ingin bepergian ke beberapa kecamatan di wilayah Lampung Barat, namun kondisi infrastrukturnya sering menjadi perhatian karena kerap mengalami kerusakan, terutama saat musim hujan tiba.
Dalam video yang durasinya sekitar dua menit tersebut, suara perekam terlihat menyampaikan komentar dengan nada bercanda namun penuh kekhawatiran. “Sebenarnya kalau mau nyari pasangan, disurvei dulu. Kalau terus begini, lihatlah jalannya bagus banget,” ujar perekam video, dikutip dari unggahan yang diunggah pada Selasa (3/2/2026). Meskipun disampaikan dengan nada lucu, ucapan tersebut jelas menyiratkan kekesalan masyarakat terhadap kondisi jalan yang tak kunjung membaik.
Kondisi jalan yang tampak dalam video memang sangat memprihatinkan. Tanah merah yang menjadi permukaan jalan menjadi sangat licin dan lembek setelah terkena hujan, membuat berbagai jenis kendaraan kesulitan melintas dengan lancar. Beberapa tumpukan batu terlihat diletakkan di sejumlah titik yang dianggap paling parah kerusakannya, kemungkinan sebagai upaya sementara untuk memperbaiki kondisi jalan agar bisa dilalui kendaraan. Namun, upaya tersebut tampaknya belum cukup membantu, karena beberapa mobil bahkan alat berat yang ada di lokasi tampak terpaksa berhenti karena tidak mampu melanjutkan perjalanan akibat lumpur yang dalam dan jalan yang bergelombang.
Perekam video juga menyebutkan bahwa bagian depan rombongan pengantin yang membawa mempelai dan keluarga inti sudah berhasil melintas dan mencapai lokasi acara, sementara sebagian besar kendaraan lain yang membawa tamu dan anggota keluarga masih terjebak di belakangnya. Hal ini membuat sebagian tamu terpaksa turun dari kendaraan dan berjalan kaki melewati jalan berlumpur hanya untuk tidak terlambat menghadiri acara pernikahan.
Setelah video tersebut viral, banyak pengguna media sosial yang memberikan tanggapan beragam. Sebagian besar menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi jalan yang harus ditempuh oleh rombongan pengantin, serta mengingatkan pentingnya perbaikan infrastruktur jalan bagi kesejahteraan masyarakat. Beberapa pengguna juga berbagi pengalaman serupa tentang menghadapi jalan rusak di berbagai wilayah di Lampung, sementara yang lain berharap agar pihak pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki ruas jalan yang menjadi masalah tersebut.
Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah Kabupaten Lampung Barat terkait kondisi jalan yang menjadi sorotan dalam video viral tersebut. Namun, harapan masyarakat terhadap perbaikan infrastruktur jalan yang lebih baik semakin meningkat, terutama mengingat bahwa jalan yang rusak tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari, tetapi juga bisa mengganggu momen penting seperti pernikahan yang seharusnya penuh kebahagiaan.
