Bandung Barat – Kosmiindonesia.com – Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Kota Baru Parahyangan (KBP), Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Jumat (23/1/2026) sore. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menimpa sejumlah kendaraan yang sedang terparkir.
Peristiwa pohon tumbang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, tepatnya di depan kantor Bank BCA KBP. Pohon yang berada di tepi jalan mendadak roboh saat hujan lebat dan hembusan angin kencang melanda kawasan tersebut.
Saksi mata di lokasi, Kosim (48) mengatakan, tumbangnya pohon trembesi didahului hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang sejak siang hari. “Tadi sekitar jam 14.00 WIB hujan dan juga angin kencang. Faktor lainnya diduga karena pohon sudah tua dan akarnya sudah membusuk,” ujar Kosim. Menurutnya, sejak pagi cuaca di kawasan KBP sudah terasa ekstrem, dengan hujan yang turun terus-menerus dan angin yang membuat daun serta ranting beterbangan di sekitar area perkantoran dan jalan utama.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya tiga kendaraan dilaporkan terdampak tertimpa pohon tumbang. Ketiganya yakni Toyota Avanza (nopol D 1105 AJL), mobil jip Daihatsu Taft berwarna hitam (nopol D 1843 UP), dan mobil pengangkut barang jenis colt bak. Toyota Avanza mengalami kerusakan paling parah. “Ada beberapa mobil yang terparkir. Tapi untungnya tidak ada orang di dalam. Mungkin mobil nasabah yang sedang ke Bank BCA. Jadi tidak ada korban,” kata Kosim.
Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bandung Barat, Amas Winata, membenarkan kejadian tersebut. “Dari hasil asesmen memang benar ada sekitar tiga mobil yang terdampak. Tapi tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Amas.
Amas menambahkan, penanganan pascabencana termasuk evakuasi pohon tumbang dan penanganan kerugian material seluruhnya ditangani oleh pihak manajemen Kota Baru Parahyangan. “Penanganan sudah dilakukan oleh manajemen dari KBP, termasuk pembersihan dan pengamanan lokasi,” tandasnya.
BPBD Bandung Barat mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga juga diminta menghindari parkir di bawah pohon besar untuk mencegah risiko tertimpa pohon tumbang.
