Bandar Lampung – Kosmiindonesia.com – Tim gabungan Polda Lampung berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang disertai penembakan terhadap anggota kepolisian, Bripka Anumerta Arya Supena. Dalam operasi penangkapan tersebut, dua orang pelaku berhasil diringkus, di mana satu di antaranya tewas setelah diberikan tindakan tegas dan terukur oleh petugas.
Kedua pelaku diidentifikasi bernama Hamli, warga asal Lampung Timur, dan Bahroni, warga asal Teluk Pandan, Pesawaran. Bahroni diketahui merupakan eksekutor utama yang melakukan penembakan terhadap Bripka Arya Supena di depan toko roti Yussy Akmal, Jalan Z.A Pagar Alam, Bandar Lampung, pada Sabtu (9/5/2026) lalu.
Kronologi Penangkapan
Kapolda Lampung, Irjen Helfy Assegaf, dalam ekspos di Mapolda Lampung pada Jumat (15/5/2026), menjelaskan bahwa pengejaran bermula setelah polisi mendapatkan informasi keberadaan tersangka Hamli di wilayah Lampung Timur pada 11 Mei 2026.
“Kami langsung melakukan mapping dan berhasil menangkap Hamli. Namun, saat proses penangkapan, yang bersangkutan melakukan perlawanan aktif sehingga petugas harus melakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkannya,” ujar Irjen Helfy.
Berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka Hamli dan informasi masyarakat, tim gabungan kemudian bergerak menuju wilayah Pesawaran untuk memburu Bahroni. Tersangka Bahroni akhirnya ditemukan di kawasan Teluk Hantu, Pesawaran.
Saat akan disergap, Bahroni yang memegang senjata api rakitan jenis revolver mencoba melawan secara membabi buta. Tindakannya dinilai sangat membahayakan nyawa petugas yang berada di lapangan.
“Tersangka Bahroni melawan secara aktif dengan menggunakan senjata api rakitan. Karena membahayakan tim, dilakukan tindakan tegas dan terukur hingga menyebabkan tersangka meninggal dunia,” jelas Kapolda.
Kasus ini menjadi perhatian serius Polda Lampung mengingat keberanian para pelaku yang menggunakan senjata api dan tidak segan-segan menyerang aparat keamanan.
Saat ini, kepolisian masih mengamankan barang bukti berupa senjata api rakitan dan terus mendalami jaringan curanmor tersebut. Penangkapan ini juga menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam mengusut tuntas gugurnya Bripka Anumerta Arya Supena saat menjalankan tugas.
