JAWA BARAT, Kosmiindonesia.com – 15 MEI 2026 – Kondisi pasar tradisional di seluruh wilayah Jawa Barat menunjukkan kestabilan yang menggembirakan pada hari ini, Jumat, 15 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan menyeluruh terhadap harga kebutuhan pokok masyarakat, tercatat bahwa harga berbagai komoditas pangan dan kebutuhan dasar berada dalam keadaan stabil, terkendali, dan tidak mengalami lonjakan yang merugikan konsumen. Selain itu, arus pasokan barang dari pemasok hingga ke pedagang eceran berjalan sangat lancar, dengan jumlah stok yang dinilai cukup melimpah guna memenuhi kebutuhan belanja harian seluruh warga Jawa Barat.
Pemantauan dan pencatatan data harga ini dilakukan secara langsung dan rinci oleh pihak Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional dan Koperasi Jawa Barat (APPETRA) sebagai organisasi yang menaungi para pelaku usaha di sektor perdagangan rakyat. Menurut laporan yang disampaikan, mekanisme pasar saat ini berjalan secara normal, sehat, dan mengikuti hukum permintaan serta penawaran yang wajar. Komunikasi yang erat dan terus terjalin antara pihak pemasok barang, para pedagang di pasar, serta pemerintah daerah juga menjadi kunci utama dalam menjaga kestabilan ekonomi di tingkat masyarakat, sehingga ketenteraman dan kenyamanan berbelanja bagi warga dapat terjamin sepenuhnya.
“Barang-barang kebutuhan pokok masuk ke pusat-pusat perbelanjaan rakyat dengan sangat lancar dan dalam jumlah yang memadai. Kami pastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar maupun kelangkaan stok barang di tingkat pedagang eceran. Semua komoditas tersedia dan harganya masih terjangkau daya beli masyarakat,” ungkap perwakilan pengurus APPETRA dalam keterangan resminya hari ini.
Laporan lengkap mengenai daftar harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) ini disampaikan secara resmi atas nama organisasi oleh Sekretaris Jenderal APPETRA Jawa Barat, H. Muslim Arief, bersama Ketua Umum, H. Agus J Fadilah. Berikut adalah rincian lengkap harga yang berlaku di pasar-pasar tradisional wilayah Jawa Barat per tanggal 15 Mei 2026:
BERAS DAN BAHAN POKOK
Komoditas utama seperti beras menjadi indikator utama kondisi harga pasar, dan hari ini harganya terpantau tetap aman dan stabil:
- Beras Medium: Rp14.500 per kilogram
- Beras Premium: Rp16.500 per kilogram
- Beras Ketan Hitam: Rp29.000 per kilogram
- Beras Ketan Putih: Rp25.000 per kilogram
- Tepung Tapioka: Rp11.000 per kilogram
- Tepung Terigu: Rp8.000 per kilogram
DAGING DAN HASIL TERNAK
Pasokan daging sapi, domba, unggas, hingga produk olahan ternak mengalir lancar dari daerah penghasil ke pasar induk maupun pasar desa. Harga sedikit bervariasi mengikuti jenis dan kualitas barang namun masih dalam batas wajar:
- Daging Sapi: Rp130.000 hingga Rp150.000 per kilogram, tergantung pada bagian potongan dan kualitas daging
- Usus / Babat Sapi: Rp70.000 per kilogram
- Ati Sapi: Rp70.000 per kilogram
- Paru dan Limpa Sapi: Rp90.000 per kilogram
- Daging Domba: Rp140.000 hingga Rp160.000 per kilogram
- Daging Ayam Potong: Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram
- Ayam Kampung: Rp90.000 per kilogram
- Ayam Pejantan: Rp50.000 per ekor
- Telur Ayam Ras: Rp26.000 per kilogram
- Telur Ayam Kampung & Telur Bebek: Rp3.000 per butir
- Telur Puyuh: Rp29.000 per kilogram
IKAN DAN HASIL LAUT
Ikan air tawar masih menjadi primadona pasar tradisional karena harganya yang relatif terjangkau dan kandungan gizinya yang tinggi. Ketersediaan ikan sangat melimpah berkat pasokan rutin dari pembudidaya dan nelayan lokal:
- Ikan Mas: Rp40.000 per kilogram
- Ikan Lele: Rp30.000 per kilogram
- Ikan Nila: Rp45.000 per kilogram
- Nila Merah: Rp48.000 per kilogram
MINYAK DAN GULA
Dua komoditas yang sangat sensitif terhadap perubahan harga ini hari ini berada dalam kondisi stabil dan terkontrol, menjamin kelancaran kebutuhan dapur rumah tangga:
- Minyak Goreng Curah: Rp24.000 per kilogram
- Minyak Kita Kemasan: Rp22.000 per liter
- Gula Pasir & Gula Merah: Rp18.000 per kilogram
- Gula Aren: Rp24.000 per kilogram
- Santan Curah: Rp48.000
BUMBU, SAYUR, DAN BUAH
Di sektor hortikultura, harga sangat dipengaruhi oleh jenis barang dan musim panen. Secara umum, pasokan bumbu dapur lengkap dan harga sayuran hijau terpantau sangat murah serta melimpah ruah:
Bumbu Dapur Utama:
- Bawang Merah dijual seharga Rp38.000 per kilogram
- Bawang Sumenep: Rp46.000 per kilogram
- Bawang Putih dan Bawang Bombay sama-sama di harga Rp30.000 per kilogram
- Harga cabai bervariasi sesuai jenisnya: Cabai Merah Rp50.000/kg, Cabai Rawit Merah Rp70.000/kg, dan Cabai Hijau Rp20.000/kg
Sayuran Hijau, Umbi-umbian, dan Buah:
- Kentang: Rp14.000 per kilogram
- Tomat: Rp8.000 per kilogram
- Kol: Rp7.000 per kilogram
- Wortel: Rp10.000 per kilogram
- Jagung: Rp12.000 per kilogram
- Pisang dan Labu sama-sama dijual murah di angka Rp9.000 per kilogram
Rempah-rempah:
- Jahe dan Lengkuas: Rp20.000 per kilogram
- Kencur: Rp35.000 per kilogram
- Kunyit: Rp14.000 per kilogram
Menurut keterangan pihak APPETRA, hingga saat ini para pedagang mengaku tidak mengalami kesulitan sedikit pun dalam mendapatkan pasokan barang, baik yang bersumber dari pemasok besar maupun pasokan langsung dari para petani. Hal ini menjamin kelanjutan usaha dan ketersediaan barang di rak pasar setiap harinya. Masyarakat pun diimbau untuk berbelanja secara wajar dan sesuai kebutuhan, karena stok barang dipastikan tersedia dalam jumlah cukup dan akan terus masuk setiap hari tanpa ada kekhawatiran kehabisan.
Organisasi APPETRA menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan harga secara harian guna menjaga hak-hak konsumen, memastikan harga yang wajar, serta mencegah segala bentuk praktik penimbunan barang atau permainan harga yang merugikan publik. Seluruh data dan informasi mengenai pergerakan harga kebutuhan pokok ini akan terus diinformasikan secara terbuka kepada masyarakat luas sebagai wujud transparansi dan pelayanan informasi pasar yang terbaik bagi seluruh warga Jawa Barat.
(Arjun KN)
