Tulangbawang, Kosmiindonesia.com – Senin (26/01/2026) – Kabar gembira datang bagi masyarakat Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung, khususnya bagi mereka yang tinggal di sekitar Desa Pasiranjaya, Kecamatan Denteteladas. Jembatan BASUNG CITY BRATASENA, yang telah melalui proses pembangunan selama beberapa bulan, resmi dibuka untuk penggunaan umum mulai hari ini. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan kelancaran perjalanan bagi semua kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga truk muatan besar, sekaligus menjadi solusi permanen untuk masalah terhambatnya akses akibat banjir saat musim hujan tiba.
Jembatan BASUNG CITY BRATASENA dibangun di Desa Pasiranjaya, Kecamatan Denteteladas, Kabupaten Tulangbawang, sebuah wilayah yang selama ini sering menghadapi kendala aksesibilitas terutama pada musim penghujan. Sebelum adanya jembatan ini, masyarakat harus melalui jalan darat yang berada di dataran rendah dan sangat rentan terhadap genangan air bahkan banjir yang bisa berlangsung selama berhari-hari. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga menghambat distribusi barang dan komoditas hasil pertanian serta perkebunan dari daerah tersebut ke pusat kota atau pelabuhan.
Lokasi jembatan yang strategis juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antara Kecamatan Denteteladas dengan wilayah sekitarnya, termasuk Kabupaten Tulangbawang Barat dan Kota Bandar Lampung. Hal ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi perkembangan ekonomi lokal, meningkatkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa, serta membuka peluang baru bagi sektor pariwisata dan investasi di kawasan tersebut.
Jembatan ini dibangun oleh PT. Central Pertiwi Bahari, sebuah perusahaan kontraktor yang memiliki pengalaman luas dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di berbagai daerah di Indonesia. Proses pembangunan dimulai pada awal tahun 2025 dan telah melalui berbagai tahapan pekerjaan yang cermat, mulai dari persiapan lahan, pemasangan pondasi yang kokoh hingga tahap finishing yang baru saja selesai pada akhir pekan lalu.
Pada tahap finishing ini, dilakukan berbagai pekerjaan penting seperti pengecatan struktur jembatan, pemasangan pagar pengaman yang aman dan nyaman, pemasangan rambu-rambu lalu lintas serta jalan masuk dan keluar yang dirapikan agar sesuai dengan standar keamanan lalu lintas nasional. Tim teknis dari perusahaan kontraktor bersama dengan pihak dinas pekerjaan umum Kabupaten Tulangbawang telah melakukan serangkaian uji coba dan inspeksi menyeluruh untuk memastikan bahwa jembatan siap digunakan dan memenuhi semua persyaratan keamanan serta kualitas konstruksi.
“Kami telah melakukan berbagai tes kekuatan struktur dan kelayakan penggunaan untuk memastikan bahwa jembatan ini mampu menahan beban kendaraan yang sesuai dengan perencanaan, termasuk truk muatan berat yang seringkali melintas di kawasan ini,” ujar salah satu perwakilan PT. Central Pertiwi Bahari saat memberikan keterangan pada acara pembukaan jembatan hari ini.
Dengan dibukanya jembatan BASUNG CITY BRATASENA, diharapkan semua kendaraan yang melintas baik itu mobil pribadi, bus pariwisata, maupun truk muatan besar dapat melakukan perjalanan dengan aman, terkendali, dan lancar jaya tanpa hambatan apapun. Pihak kepolisian dan dinas perhubungan Kabupaten Tulangbawang juga telah siap untuk melakukan pengawasan dan pengaturan lalu lintas di sekitar area jembatan agar arus kendaraan tetap terjaga kelancarannya.
Selain itu, salah satu manfaat terbesar dari pembangunan jembatan ini adalah mengakhiri masalah kesulitan akses akibat banjir yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat setempat. Saat musim hujan tiba dan curah hujan tinggi, daerah sekitar jalan lama sering tergenang air hingga kedalaman yang cukup signifikan, membuatnya tidak dapat dilewati oleh kendaraan apa pun. Dengan adanya jembatan yang dibangun pada ketinggian yang sesuai, masyarakat tidak perlu lagi khawatir akan terhambat aktivitasnya akibat kondisi cuaca buruk.
“Kami sangat berharap dengan adanya jembatan ini, aktivitas ekonomi masyarakat bisa berkembang lebih baik, anak-anak sekolah bisa pergi ke sekolah dengan lebih mudah, dan orang sakit bisa segera mendapatkan perawatan di rumah sakit tanpa terhambat oleh banjir,” ujar seorang warga Desa Pasiranjaya yang hadir pada acara pembukaan jembatan.
Pemerintah Kabupaten Tulangbawang telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan jembatan ini, yang merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur pedesaan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wakil Bupati Tulangbawang yang menghadiri acara pembukaan menyampaikan bahwa pembangunan jembatan BASUNG CITY BRATASENA adalah salah satu bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam memperbaiki aksesibilitas dan mendorong perkembangan wilayah pedalaman.
“Kami berharap jembatan ini tidak hanya menjadi sarana transportasi yang nyaman, tetapi juga menjadi simbol kemajuan dan harapan bagi masyarakat Kabupaten Tulangbawang. Kedepannya, kami akan terus berupaya untuk membangun lebih banyak infrastruktur penting yang dapat meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, pihak pemerintah juga mengimbau kepada seluruh pengguna jembatan untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian fasilitas ini, serta mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku agar jembatan dapat digunakan dengan aman dan awet untuk waktu yang lama. Tim pemeliharaan juga telah siap untuk melakukan pemeriksaan berkala dan perawatan yang diperlukan agar kondisi jembatan selalu terjaga optimal.
Dengan resmi dibukanya jembatan BASUNG CITY BRATASENA mulai hari ini, masyarakat Kabupaten Tulangbawang khususnya di Kecamatan Denteteladas dapat merasakan manfaat langsung dari pembangunan infrastruktur yang berkualitas, sekaligus memasuki babak baru dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan wilayah mereka.
