Tangerang – Kosmiindonesia.com – Sebuah taksi listrik berwarna hijau mengalami kecelakaan lalu lintas pada hari Jumat (09/01/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang. Kendaraan tersebut kehilangan kendali dan menabrak pintu masuk restoran ayam goreng yang terletak di Jalan Raya Karang Tengah, tepat di depan pusat perbelanjaan lokal. Kejadian tersebut langsung terekam kamera oleh seorang warganet yang sedang bersantai di area taman depan restoran, dan video rekaman tersebut segera menyebar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat taksi listrik tersebut sedang melaju dari arah Jalan Letjen S. Parman menuju arah Jalan Karang Tengah. Mendekati persimpangan kecil di depan restoran, kendaraan tampak sedikit menyimpang dari jalur lalu lintas sebelum akhirnya melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi menuju arah pintu masuk restoran. Beberapa orang yang sedang berada di dekat pintu masuk segera menyelinap untuk menghindari tabrakan, sementara taksi tersebut langsung menabrak pintu geser kaca restoran hingga menyebabkan kerusakan cukup parah.
Setelah menabrak pintu masuk, taksi listrik berhenti di dalam area teras restoran, menyambar beberapa kursi plastik yang diletakkan di luar ruangan. Suara benturan yang keras membuat pengunjung dan karyawan restoran terkejut dan segera keluar untuk melihat kondisi sekitar. Dari rekaman video terlihat bahwa sopir taksi tetap berada di dalam kabin setelah kecelakaan, sementara warga sekitar segera bergerak cepat untuk membantu dan memastikan tidak ada korban yang tertimpa reruntuhan.
“Saya sedang duduk di taman depan sambil menunggu pesanan saya, tiba-tiba terdengar suara mesin yang cukup keras lalu melihat taksi itu langsung menyambar ke arah pintu restoran. Untung saja waktu itu tidak terlalu banyak orang di dekat pintu masuk, kalau tidak bisa jadi ada yang terluka,” ujar warganet yang merekam kejadian tersebut, yang menyebutkan namanya hanya sebagai Budi.
Setelah kejadian, sopir taksi listrik yang diidentifikasi sebagai Ahmad (45 tahun, warga Cipondoh) ditemukan dalam kondisi sadar namun sedikit terkejut. Ia hanya mengalami luka memar di bagian wajah dan tangan, dan segera dibawa oleh warga sekitar ke klinik kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Kerusakan terjadi pada pintu masuk restoran yang terbuat dari kaca dan alumunium, yang sebagian besar pecah dan roboh akibat benturan. Beberapa perlengkapan luar ruangan seperti kursi dan meja plastik juga mengalami kerusakan, serta bagian depan taksi listrik termasuk bumper dan lampu depan mengalami kerusakan parah. Mesin taksi listrik tersebut tidak mengalami kebakaran atau kebocoran zat berbahaya, sehingga tidak menimbulkan ancaman tambahan bagi sekitar lokasi.
“Kami baru saja melakukan perbaikan kecil pada pintu masuk restoran beberapa minggu yang lalu, jadi sangat disayangkan harus mengalami hal seperti ini. Namun yang penting tidak ada korban jiwa atau cedera berat pada pengunjung maupun karyawan kami,” ujar manajer restoran, Yulianto, dalam keterangannya kepada petugas kepolisian yang datang ke lokasi.
Petugas Polisi Lalu Lintas (Polisi Lalulintas) Kota Tangerang segera tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah kejadian untuk melakukan penyelidikan dan membersihkan jalan raya. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan, mengambil kesaksian dari sopir taksi, warganet yang merekam kejadian, serta karyawan restoran yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Menurut informasi awal dari pihak kepolisian, kecelakaan kemungkinan terjadi akibat kesalahan teknis pada kendaraan atau kesalahan dalam pengendalian oleh sopir. “Kita sedang melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kendaraan dan juga melakukan wawancara dengan sopir untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan ini. Saat ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan apakah penyebabnya adalah masalah pada sistem kendaraan atau faktor manusia,” ujar Kompol Dedi Saputra, Kapolsek Karang Tengah.
Lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan sempat terganggu selama sekitar satu jam karena petugas sedang membersihkan reruntuhan dan melakukan proses dokumentasi lokasi kejadian. Setelah semua proses penyelidikan awal selesai, taksi listrik tersebut derek ke tempat penitipan kendaraan sementara, dan pintu masuk restoran sementara ditutup untuk dilakukan perbaikan darurat agar tidak mengganggu aktivitas berikutnya.
Perusahaan yang mengelola taksi listrik tersebut telah memberikan tanggapan resmi terkait kejadian ini. Dalam siaran pers yang diterbitkan pada sore hari yang sama, pihak perusahaan menyampaikan prihatin atas kecelakaan yang terjadi dan mengucapkan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan bagi pihak restoran dan masyarakat sekitar.
“Kami akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh armada taksi listrik kami untuk memastikan kondisi teknis kendaraan dalam keadaan prima. Selain itu, kami juga akan memberikan bantuan penuh kepada pihak restoran untuk biaya perbaikan kerusakan yang terjadi dan melakukan koordinasi dengan keluarga sopir untuk memastikan kondisinya pulih dengan baik,” ujar juru bicara perusahaan tersebut.
Perusahaan juga menyatakan bahwa mereka akan bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dalam penyelidikan hingga tuntas, serta akan melakukan evaluasi ulang terhadap program pelatihan dan pemeliharaan kendaraan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.
Sampai saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian akan memberikan pemberitahuan resmi mengenai hasil penyelidikan setelah semua pemeriksaan teknis dan wawancara selesai dilakukan.
