BANDUNG – Kosmiindonesia.com – Kekhawatiran mendalam menyelimuti keluarga besar Aulia Suci Abelpasyah. Sejak Selasa, 20 Mei 2026 silam, gadis berusia 20 tahun itu menghilang tanpa kabar setelah meninggalkan kediaman keluarganya yang berada di kawasan Padasuka, Kota Bandung, Jawa Barat. Hingga kini, keberadaannya belum diketahui dan belum ada tanda-tanda kepulangan, sehingga pihak keluarga memohon bantuan sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat untuk turut membantu pencarian dan menyebarluaskan informasi ini.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari keluarga, Aulia meninggalkan rumah sekitar pukul 14.00 WIB siang hari. Saat itu, ia berpakaian serba gelap, mengenakan atasan berwarna hitam dipadukan dengan celana panjang atau bawahan yang juga berwarna hitam, serta dilengkapi dengan jaket berwarna biru dongker yang cukup mencolok jika diperhatikan dengan saksama. Secara fisik, Aulia memiliki tinggi badan sekitar 160 sentimeter, dengan ciri-ciri fisik wanita dewasa pada umumnya, namun penampilan dan gayanya yang khas pada saat terakhir terlihat diharapkan dapat menjadi acuan mudah bagi siapa saja yang mungkin melihatnya di tempat umum, jalanan, maupun tempat keramaian lainnya.
Hal yang menjadi alasan utama kekhawatiran luar biasa dari pihak keluarga adalah kondisi kesehatan yang dialami oleh Aulia. Diketahui, gadis tersebut memiliki riwayat medis gangguan kesehatan jiwa, yaitu gangguan bipolar dan juga ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Kondisi ini membuat Aulia sering kali mengalami perubahan suasana hati yang drastis, sulit berkomunikasi atau berinteraksi dengan orang lain secara normal saat sedang dalam keadaan tidak stabil, mudah bingung, cemas, atau bertindak di luar kendali diri sendiri.
Keluarga sangat khawatir mengingat kondisi tersebut membuat Aulia sulit untuk menolong dirinya sendiri jika berada dalam situasi sulit, tersesat, atau menghadapi bahaya di luar sana. Ia juga dikhawatirkan tidak mampu menjelaskan siapa dirinya, di mana tinggalnya, atau meminta bantuan kepada orang lain dengan cara yang benar dan mudah dimengerti. Risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, kekurangan gizi, kelelahan, hingga kesulitan mendapatkan obat-obatan rutin yang biasa ia konsumsi menjadi momok yang menakutkan bagi orang tua dan kerabat dekatnya.
Sejak menyadari kepergian Aulia yang tidak kunjung pulang dan tidak membawa pesan apa pun, keluarga telah bergerak cepat melakukan berbagai upaya pencarian. Mulai dari berkeliling menyusuri jalan-jalan di sekitar tempat tinggal, menanyakan kepada tetangga dan warga sekitar, hingga memasang pengumuman di berbagai tempat strategis serta menyebarkan informasi pencarian melalui media sosial agar jangkauannya semakin luas. Laporan resmi pun telah disampaikan ke pihak kepolisian setempat di Polsek terkait agar mendapatkan bantuan dan dukungan dalam proses pencarian.
Namun hingga berita ini diturunkan, keberadaan Aulia masih menjadi misteri dan belum ada kabar yang memuaskan yang diterima oleh keluarga. Oleh karena itu, melalui pengumuman ini, keluarga memohon dengan sangat kepada seluruh lapisan masyarakat, baik yang tinggal di wilayah Padasuka, sekitaran Kota Bandung, maupun daerah-daerah lainnya, untuk mengingat-ingat kembali apakah pernah melihat sosok gadis dengan ciri-ciri tersebut berjalan sendirian, terlihat bingung, duduk diam di pinggir jalan, atau berada di tempat-tempat umum.
Bagi siapa saja yang secara tidak sengaja melihat Aulia Suci Abelpasyah, mengenali ciri-cirinya, atau memiliki informasi sedikit pun yang dianggap bisa membantu proses pencarian, dimohon dengan sangat baik untuk segera melaporkannya ke kantor kepolisian terdekat agar ditindaklanjuti dengan cepat. Selain itu, informasi juga bisa disampaikan langsung kepada pihak keluarga melalui nomor kontak telepon 085647815397. Pihak keluarga berjanji akan menjaga kerahasiaan pelapor dan sangat berterima kasih atas setiap sedikit bantuan yang diberikan.
Pihak keluarga juga berharap, dengan tersebarnya informasi ini, semakin banyak orang yang akan ikut peduli, berdoa, dan mengawasi lingkungan sekitarnya. Harapan terbesar mereka saat ini hanyalah satu: agar Aulia segera ditemukan dalam keadaan selamat, sehat, walafiat, tidak kurang satu apa pun, dan segera bisa berkumpul kembali bersama orang-orang yang menyayanginya.
Keluarga juga meminta bantuan kebaikan hati masyarakat untuk turut menyebarkan berita kehilangan ini ke kerabat, teman, tetangga, maupun melalui akun media sosial masing-masing, agar informasi ini sampai ke tangan orang yang tepat dan mempersingkat waktu penemuan. Semoga Aulia segera ditemukan dan dikembalikan ke pelukan keluarga dengan selamat.
