LAMPUNG – Kosmiindonesia.com – Kabar duka mendalam kembali menyelimuti jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Lampung. Seorang putra terbaik Bhayangkara, Brigadir Polisi Arya Supena, gugur saat sedang melaksanakan tugas suci menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Beliau menghembuskan napas terakhirnya di tengah pengabdian, saat berjuang menindak dan menangkap pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), salah satu jenis kejahatan yang menjadi perhatian utama dan sering meresahkan warga.
Mendengar kabar kepergian anggota yang dikagumi dan berdedikasi tinggi ini, seluruh elemen Polda Lampung menyampaikan rasa duka cita yang amat dalam dan kehilangan yang besar. Pihak Polda Lampung merilis pernyataan resmi berisi ucapan belas sungkawa, doa, dan penghormatan setinggi-tingginya atas pengorbanan nyawa yang telah diberikan almarhum demi bangsa, negara, dan masyarakat.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Polda Lampung mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya anggota Polda Lampung, Brigpol Arya Supena, dalam menjalankan tugas menangkap pelaku curanmor. Semoga almarhum husnul khatimah, mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta segala pengabdian dan jasa beliau menjadi amal ibadah.
Polda Lampung juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. Terima kasih atas dedikasi dan pengorbanan almarhum demi menjaga keamanan masyarakat.
Selamat jalan, pahlawan Bhayangkara terbaik.”**
Brigpol Arya Supena adalah sosok pelayan masyarakat sejati. Kepergiannya bukanlah kepergian biasa, melainkan sebuah kemuliaan besar karena beliau gugur di garis terdepan, di medan tugas, saat sedang berupaya melindungi hak dan keselamatan warga dari tindakan kriminal. Tindakan berani beliau mengejar dan membekuk pelaku kejahatan merupakan bukti nyata semangat pengabdian yang tak kenal lelah dan keberanian yang luar biasa.
Peristiwa ini kembali mengingatkan kita semua bahwa di balik rasa aman yang kita nikmati setiap hari, terdapat risiko besar yang harus ditanggung oleh para aparat penegak hukum. Mereka bersiap siaga setiap saat, menempatkan diri di barisan paling depan, dan rela mempertaruhkan nyawa demi memastikan ketertiban tetap terjaga. Brigpol Arya Supena adalah bukti nyata dari semboyan Polri: “Melindungi, Mengayomi, dan Melayani”, yang ia jalankan hingga titik darah penghabisan.
Dalam doa yang dipanjatkan seluruh keluarga besar Polda Lampung, harapan besar ditujukan untuk almarhum. Semoga segala kebaikan, keteguhan hati, dan keringat yang telah diteteskan selama bertugas diterima oleh Allah SWT. Semoga beliau diberi husnul khatimah (akhir hidup yang baik), diampuni segala khilaf dan salah, serta ditempatkan di tempat yang paling mulia dan terbaik di sisi-Nya, di antara para orang-orang beriman dan para pahlawan.
Seluruh jajaran juga mendoakan kekuatan luar biasa bagi keluarga yang ditinggalkan — istri, anak-anak, orang tua, dan kerabat tercinta. Kehilangan sosok kepala keluarga, pelindung, dan penanggung jawab tentu merupakan cobaan yang sangat berat. Namun, semoga ketabahan, kekuatan hati, dan keikhlasan senantiasa menyertai mereka semua. Semoga kenangan akan kebaikan, keberanian, dan pengabdian almarhum menjadi kekuatan dan kebanggaan terbesar bagi keluarga selamanya.
Brigpol Arya Supena kini telah berpulang, namun nama, semangat, dan teladan yang beliau tinggalkan akan terus hidup abadi di hati rekan-rekan sejawat dan masyarakat Lampung. Beliau adalah pahlawan sejati yang membuktikan bahwa cinta tanah air dan kasih kepada rakyat diwujudkan lewat pengabdian tulus, bahkan hingga harus membayar dengan nyawa.
Polda Lampung mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas segala dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan yang telah diberikan. Selamat jalan, Pahlawan Bhayangkara terbaik. Jasa dan bakti Anda tidak akan pernah hilang, selalu dikenang, dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian di bumi Ruwa Jurai tercinta.
