CIKARANG PUSAT – Kosmiindinesia.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan serta kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan oleh sejumlah unsur instansi pemerintahan dan keamanan yang bertugas di wilayah Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Bersatu dalam satu gerakan, Polsek Cikarang Pusat bersama jajaran Brimob, TNI, dan seluruh unsur Muspika setempat menggelar kegiatan bakti sosial yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup di kawasan pusat kegiatan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan Gerakan Nasional ASRI, sebuah program yang digagas pemerintah dengan makna Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Kegiatan berlangsung pada hari Rabu, 22 April 2026, dan dipusatkan di lingkungan Pasar Tegal Danas, tepatnya di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat. Lokasi yang dipilih ini merupakan kawasan strategis yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan pertemuan warga setiap harinya, sehingga kebersihan dan kenyamanan di kawasan tersebut menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan pembersihan lingkungan berjalan mulai pukul 08.00 pagi hingga pukul 10.30 WIB, yang difokuskan di sepanjang Jalan Inspeksi Kalimalang, tepatnya di lingkungan Kampung Tegal Danas, pada wilayah RT 001/RW 005. Kegiatan ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Unit Pembinaan Masyarakat atau yang biasa disingkat dengan Binmas dari Polsek Cikarang Pusat, yaitu Ipda Wowo S. Sebagai penanggung jawab lapangan, beliau memimpin jalannya kegiatan dengan tertib dan penuh semangat, didampingi oleh enam orang personel Bhabinkamtibmas yang bertugas dan mengenal betul kondisi masyarakat serta lingkungan di wilayah tersebut.
Keenam personel yang mendampingi antara lain Aiptu Marsudi, Aipda Endang, Aipda Sutarto, Aipda Nurfriono, Aipda Ade Angga, dan Bripka Eka Agung. Kehadiran para Bhabinkamtibmas ini menjadi sangat penting karena mereka merupakan garda terdepan yang setiap hari berinteraksi langsung dengan warga, sehingga keberadaan mereka turut memperlancar komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat setempat dalam melaksanakan kegiatan ini.
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana penuh keakraban dan kebersamaan ini juga dihadiri dan diikuti oleh sejumlah pejabat serta perwakilan dari berbagai instansi terkait yang memiliki peran dan tanggung jawab dalam pembangunan serta pemeliharaan lingkungan di wilayah tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai lapisan instansi, baik dari unsur keamanan, ketentaraan, maupun dinas teknis yang menangani langsung masalah lingkungan hidup.
Di antara tokoh yang hadir dan turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini adalah Kompol Darkun, yang menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon Brimob Yon D Polda Metro Jaya. Kehadiran jajaran Brimob ini semakin memperkuat sinergi antar sesama unsur kepolisian dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, hadir pula Pelda Slamet Riyadi yang mewakili jajaran Komando Rayon Militer atau Koramil setempat, yang menjadi bukti nyata keterlibatan aktif TNI dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ruri, S.H., yang menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Pelaporan dan Tata Tertib pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2A Cikarang. Keikutsertaan pihak Lapas dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan juga ikut serta berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mewujudkan lingkungan yang kondusif di wilayah binaannya.
Selanjutnya, hadir pula Aay Budiana, yang menjabat sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Lingkungan Hidup Wilayah V. Beliau dan timnya memberikan dukungan teknis yang sangat berharga, baik berupa arahan mengenai cara pembersihan lingkungan yang tepat maupun bantuan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan pembersihan, sehingga hasil kerja bakti dapat berjalan secara efektif dan maksimal.
Gerakan Nasional ASRI yang menjadi landasan kegiatan ini merupakan program strategis yang digagas oleh pemerintah pusat dengan tujuan utama untuk mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, hingga seluruh lapisan masyarakat, untuk bersatu dan bekerja sama mewujudkan lingkungan tempat tinggal maupun tempat beraktivitas yang aman dari berbagai gangguan keamanan, sehat bagi kehidupan, bersih dari kotoran dan sampah, serta tertata rapi dan indah dipandang.
Program ini menjadi wadah yang tepat untuk mempererat hubungan kerja sama antar instansi serta dengan masyarakat, guna mendukung keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan. Di wilayah Kecamatan Cikarang Pusat, pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama yang erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh warga masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang besar bagi lingkungan dan kesejahteraan bersama.
Kawasan Pasar Tegal Danas dipilih sebagai lokasi utama kegiatan karena wilayah ini merupakan pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang sangat sibuk dan ramai dikunjungi setiap harinya. Sebagai tempat berkumpulnya berbagai lapisan masyarakat, kebersihan dan kerapian di kawasan ini menjadi faktor utama yang menentukan kenyamanan dan kesehatan bagi semua orang yang beraktivitas di dalamnya. Jika lingkungan pasar bersih dan terawat, maka risiko penyebaran penyakit dapat ditekan sekecil mungkin, dan kegiatan ekonomi pun dapat berjalan dengan lebih lancar dan produktif.
Selain melaksanakan kerja bakti fisik yang meliputi pembersihan saluran air, pengumpulan sampah yang berserakan, pemotongan tanaman liar yang mengganggu, hingga pengangkutan sampah menuju tempat pembuangan akhir, para petugas yang terlibat dalam kegiatan ini juga menyempatkan waktu untuk memberikan himbauan serta edukasi kepada para pedagang dan warga yang tinggal di sekitar lokasi pasar.
Para peserta kegiatan menyampaikan pesan-pesan penting mengenai tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Mereka menegaskan bahwa kebersihan bukanlah tugas yang hanya dibebankan kepada petugas kebersihan atau pemerintah daerah semata, melainkan merupakan kewajiban yang harus dipikul dan dilaksanakan oleh setiap individu yang tinggal dan beraktivitas di lingkungan tersebut. Setiap orang memiliki peran yang sama pentingnya dalam menjaga kebersihan, mulai dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya hingga menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan tempat usaha masing-masing.
“Lingkungan yang bersih berawal dari kesadaran kita masing-masing. Jika pasarnya sehat, bersih, dan tertata rapi, maka masyarakat pun akan merasa nyaman dan aman saat beraktivitas di sini. Pasar yang bersih juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian, karena pembeli akan merasa betah untuk berbelanja dan bertransaksi, sehingga pendapatan para pedagang pun dapat meningkat. Oleh karena itu, mari kita jaga bersama kebersihan ini sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas,” ujar salah satu personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut saat menyampaikan pesan kepada warga.
Pesan-pesan yang disampaikan ini disambut dengan baik oleh para pedagang dan warga sekitar. Mereka menyatakan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh aparat dalam menjaga lingkungan tempat mereka berusaha dan tinggal. Warga pun berjanji akan terus memelihara kebersihan yang telah dicapai dan berusaha menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme yang ditunjukkan oleh warga setempat juga menjadi salah satu keberhasilan utama kegiatan ini. Tidak hanya sekadar menjadi penonton, banyak warga yang dengan sukarela ikut serta bergotong royong, membawa peralatan kebersihan milik sendiri, dan membantu melaksanakan berbagai pekerjaan pembersihan yang dibutuhkan. Kehadiran warga ini semakin mempererat ikatan hubungan antara aparat dan masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang baik dan nyaman.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat lancar, aman, tertib, dan kondusif dari awal dimulainya kegiatan hingga selesai. Tidak ditemukan hambatan atau kendala berarti yang menghambat jalannya kegiatan, hal ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara seluruh pihak yang terlibat serta kesiapan yang matang dalam perencanaan kegiatan.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan program kerja yang telah dilaksanakan, seluruh rangkaian kegiatan ini kemudian disusun secara rinci dalam sebuah laporan resmi. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. kepada Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya.
Dalam laporan tersebut, dijelaskan secara rinci mengenai latar belakang, tujuan, pelaksanaan, hasil yang dicapai, serta berbagai hal penting yang terjadi selama kegiatan berlangsung. Penyusunan laporan ini bertujuan agar pimpinan di tingkat daerah mengetahui secara jelas perkembangan pelaksanaan program-program kerja yang telah direncanakan, serta menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan kegiatan selanjutnya.
Kegiatan Gerakan Nasional ASRI yang telah dilaksanakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan, kenyamanan beraktivitas, maupun terciptanya hubungan yang semakin harmonis antara aparat dan warga masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh yang baik bagi wilayah-wilayah lain untuk melakukan hal serupa, sehingga program pemerintah ini dapat berjalan secara merata dan memberikan dampak positif yang luas di seluruh penjuru daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, harapan besar yang ingin dicapai adalah terciptanya kesadaran kolektif yang semakin tinggi di kalangan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sehingga, hasil yang telah dicapai hari ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan dari waktu ke waktu, guna mewujudkan lingkungan yang benar-benar aman, sehat, bersih, dan indah untuk generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.
(Arjun)
