Sleman, Kosmiindonesia.com – Senin (26/01/2026) – Kasus Hogi Minaya (44), warga Sleman yang menabrak pelaku jambret hingga meninggal dunia, telah memasuki tahap pelimpahan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman. Polisi menyatakan bahwa tindakan tersangka bukan termasuk pembelaan seimbang, melainkan noodweer akses atau pembelaan terpaksa yang telah melampaui batas yang diizinkan oleh hukum.
Berkas perkara kasus ini resmi dilimpahkan oleh Polresta Sleman ke Kejari Sleman pada Rabu (21/01/2026), setelah melalui proses penyidikan yang menyeluruh. Sejak saat itu, Hogi Minaya (HM) resmi memiliki status sebagai tersangka dalam kasus ini. Istrinya, Arsita Minaya (38), telah memohon agar suaminya tidak ditahan dalam tahanan resmi dan bersedia menjadi penjamin. Menanggapi permohonan tersebut, jaksa menetapkan bahwa tersangka akan menjalani masa penyidikan sebagai tahanan kota dengan menggunakan gelang pemantau lokasi (GPS) yang dipasang di kaki.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada hari ini, Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo menjelaskan bahwa proses hukum dalam kasus ini berjalan setelah mendapatkan dorongan dari penasihat hukum korban yang menginginkan kepastian hukum terkait peristiwa yang terjadi. Selama penyidikan, tim penyidik juga telah menggunakan keterangan ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk memperkuat analisis bukti yang ada.
“Dari bukti CCTV yang telah diamankan serta keterangan saksi yang telah diambil, tim penyidik menyimpulkan bahwa perbuatan yang dilakukan tersangka bukanlah noodweer atau pembelaan seimbang. Yang terjadi adalah noodweer akses, yakni pembelaan terpaksa yang telah melampaui batas yang diperbolehkan,” ujar Kombes Edy Setyanto.
Ia menambahkan bahwa sepanjang proses penyidikan, pihak kepolisian telah membuka ruang untuk melakukan mediasi atau restorative justice dengan melalui penasihat hukum dari kedua pihak. Namun, upaya tersebut tidak menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak, sehingga proses hukum harus dilanjutkan sesuai dengan aturan yang berlaku.
