TULANG BAWANG – Kosmiindonesia.com – Sebuah kabar gembira sekaligus pesan penuh kehangatan dan kepedulian kembali menggema di tengah semangat gotong royong warga Desa Pasiranjaya, Kecamatan Denteteladas, Kabupaten Tulang Bawang. Di tengah derasnya keringat dan lelah yang dibayar dengan senyum bahagia demi perbaikan Jalan Poros Hasan Bulan, tersiar kabar bahwa rasa lelah para pekerja bakti akan segera terobati dengan kehadiran bantuan dan sedekah tulus dari sesama warga yang turut merasakan kepedulian yang sama. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Denteteladas, IPDA Nurkholik S.H., yang senantiasa memantau dan mendukung penuh kegiatan mulia warganya.
Pesan pemberitahuan resmi dan permohonan izin tersebut disampaikan langsung kepada para pemimpin dan penggerak kegiatan, Bapak Nurrahman selaku Ketua Pelaksana, Bapak Ribut selaku Bendahara, serta ditujukan kepada seluruh saudara-saudaraku warga Desa Pasiranjaya yang dengan gigih, ikhlas, dan penuh semangat masih terus bekerja keras bergotong royong memperbaiki akses vital desa tersebut hingga saat ini.
Isi pesan tersebut menyampaikan kabar yang sangat membahagiakan sekaligus menjadi penyemangat luar biasa di tengah padatnya kegiatan fisik yang dilakukan sejak pagi hari, Selasa, 26 Mei 2026.
“Mohon izin Ketua Pak Nur, Pak Ribut, dan saudara-saudaraku yang masih bergotong royong. Itu sekarang sedang dibungkuskan nasi bungkus, kurang lebih jumlahnya ada 80 bungkus. Tadi ada warga yang menelepon saya, beliau ingin memberikan sedekahnya untuk warga yang bekerja, sejumlah kurang lebih 80 bungkus nasi ya. Jadi saya minta tolong ya kepada rekan-rekan semua, pada pulang dulu atau istirahat sejenak. Kurang lebih setengah jam lagi atau sejam lagi bantuannya masih dalam perjalanan dan akan segera meluncur ke lokasi,” demikian isi pesan yang disampaikan, yang langsung menyebar dan didengar oleh seluruh warga yang sedang bekerja di sepanjang ruas jalan Hasan Bulan.
Kabar mengenai adanya sumbangan nasi bungkus ini sontak disambut sukacita dan rasa haru mendalam oleh para pekerja bakti. Di tengah terik matahari dan lelahnya mengangkat pasir, meratakan jalan, serta membersihkan saluran air, perhatian yang diberikan oleh sesama warga ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian tidak hanya berbentuk tenaga, tetapi juga wujud kasih sayang lain berupa penyediaan konsumsi bagi mereka yang berjuang demi kepentingan umum.
Dijelaskan dalam pesan tersebut, bahwa bantuan konsumsi ini murni datang dari inisiatif seorang warga yang tidak disebutkan namanya, namun memiliki hati yang sangat besar dan kepedulian tinggi terhadap kemajuan desanya. Melalui sambungan telepon, warga tersebut menyampaikan keinginan kuatnya untuk turut berbagi kebahagiaan dan berbakti bagi kemajuan daerahnya. Meskipun mungkin tidak bisa hadir secara fisik mengerahkan tenaga, namun keikutsertaannya lewat sedekah nasi ini sangatlah berharga dan bernilai tinggi di mata warga lainnya. Jumlahnya pun tidak sedikit, mencapai sekitar 80 bungkus nasi yang dikemas dengan baik, cukup untuk disantap oleh seluruh warga yang terlibat dalam kegiatan besar hari ini.
Pesan ini juga sekaligus menjadi imbauan dan permohonan izin dari penyampai kabar agar seluruh pekerja dapat menurunkan sejenak peralatan kerja mereka, menghentikan aktivitas fisik sementara waktu, dan bersiap untuk beristirahat. Diharapkan, sekitar 30 menit hingga 1 jam ke depan, rombongan pembawa sedekah tersebut akan tiba di lokasi kegiatan. Oleh karena itu, warga diminta untuk bersiap-siap, beristirahat, dan pulang ke rumah masing-masing sejenak atau menunggu di lokasi agar nanti dapat menikmati hidangan bersama-sama sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan yang kian erat.
Momen kedatangan sedekah ini menjadi bukti konkret lain bahwa perbaikan Jalan Hasan Bulan bukanlah sekadar proyek fisik semata, melainkan sebuah gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Desa Pasiranjaya. Mulai dari ide cemerlang Bapak Kapolsek Denteteladas IPDA Nurkholik S.H., pengumpulan dana donasi swadaya, tenaga kerja sukarela, hingga kini munculnya warga yang berbaik hati menanggung kebutuhan konsumsi para pekerja. Semua ini menunjukkan bahwa tali persaudaraan di desa ini terjalin sangat kuat, erat, dan saling menguatkan satu sama lain.
Pak Nur selaku ketua pelaksana dan Pak Ribut selaku pengurus kegiatan pun menyambut baik kabar ini dan langsung menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada warga pemberi sedekah serta kepada Bapak Kapolsek atas perhatiannya. Mereka berdua berpesan agar apa yang dilakukan oleh warga dermawan ini menjadi ladang pahala dan kebaikan yang berlipat ganda, karena telah membantu meringankan beban dan menyegarkan kembali tenaga para pejuang jalan yang telah bekerja keras sejak pagi buta.
“Alhamdulillah, luar biasa warga kita ini. Tidak ada hentinya berbuat baik. Semoga sedekah nasi ini menjadi berkah, kesehatan, dan kebaikan yang melimpah bagi beliau sekeluarga. Mari kawan-kawan, kita istirahat sejenak, kita nikmati kebersamaan ini, lalu kita lanjutkan kembali pekerjaan kita dengan semangat yang baru setelah makan nasi sedekah ini nanti,” ujar Pak Nurrahman menyemangati warga yang hadir.
Kini, seluruh warga sedang menanti kedatangan bantuan makanan tersebut dengan hati yang gembira. Suasana di lokasi kerja bakti semakin hangat dan penuh sukacita. Di tengah debu dan tanah yang sedang dikerjakan, senyum bahagia menghiasi wajah-wajah warga. Semangat yang tadinya hanya didorong oleh keinginan memiliki jalan yang mulus, kini bertambah berkali-kali lipat karena adanya dukungan moril dan materiil dari sesama anak negeri di Desa Pasiranjaya.
Kedatangan 80 bungkus nasi sedekah ini diharapkan menjadi penambah tenaga yang sangat berharga, agar setelahnya warga dapat kembali bekerja dengan lebih semangat, lebih cepat, dan lebih cermat menyelesaikan sisa pekerjaan pengamparan pasir dan pemadatan jalan. Semua berjalan dengan prinsip “dari kita, oleh kita, dan untuk kita”, menjadikan perbaikan Jalan Hasan Bulan sebagai salah satu contoh nyata kemandirian dan kekompakan warga Tulang Bawang yang patut diacungi jempol.
Warga pun berdoa semoga kegiatan hari ini berakhir dengan lancar, hasil yang maksimal, dan keberkahan yang melimpah atas segala sumbangan tenaga, pikiran, maupun harta yang telah dicurahkan demi terciptanya akses jalan yang aman, nyaman, dan mulus untuk generasi sekarang dan mendatang.
