SEMARANG – Kosmiindonesia.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengambil langkah antisipatif dan koordinatif menyusul adanya gangguan operasional di jalur selatan. Hal ini dilakukan sebagai dampak dari terjadinya insiden Rintang Jalan (Rinja) atau anjloknya rangkaian kereta api di area Emplasemen Stasiun Bumiayu, wilayah Daop 5 Purwokerto, yang terjadi pada Senin (6/4).
Akibat kejadian tersebut, jalur utama lintas selatan untuk sementara tidak dapat dilalui. Oleh karena itu, dilakukan penyesuaian besar-besaran di mana sejumlah perjalanan kereta api yang seharusnya melintas jalur selatan kini dialihkan atau memutar melalui jalur utara Jawa demi memastikan perjalanan tetap berjalan dan keselamatan penumpang tetap terjaga.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya maksimal untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan KA di wilayah hukumnya.
“KAI Daop 4 Semarang telah melakukan pemberitahuan secara intensif kepada seluruh jajaran operasional di stasiun, petugas pengatur perjalanan kereta api, serta penjaga perlintasan sebidang terkait adanya perubahan pola operasi perjalanan KA yang memutar melalui jalur utara,” ujar Luqman dalam keterangan resminya.
Penyesuaian rute ini dilakukan agar perjalanan penumpang tidak terhenti total meskipun terjadi kendala di jalur utama.
Luqman menjelaskan bahwa lintas yang digunakan untuk perjalanan memutar tersebut meliputi jalur strategis yang menghubungkan wilayah barat dan timur.
“Lintas yang digunakan untuk perjalanan memutar tersebut meliputi lintas Cirebon – Tegal – Semarang Tawang – Brumbung – Gundih – Solo, serta sebaliknya dari Solo – Gundih – Brumbung – Semarang Tawang – Tegal – Cirebon,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan kondisi terkini per Senin (6/4) pukul 16.30 WIB, sejumlah perjalanan kereta api pada lintas selatan akan memutar melalui jalur utara Jawa.
“Namun demikian, untuk KA keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang tidak mengalami perubahan jadwal keberangkatan,” tambahnya memberikan kepastian.
Berikut adalah daftar lengkap perjalanan kereta api yang mengalami perubahan pola operasi atau dialihkan memutar melalui jalur utara:
1. KA 256B Jaka Tingkir relasi Pasar Senen – Solo ➡️ Memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
2. KA 62B Manahan relasi Gambir – Solo ➡️ Memutar via Prupuk – Tegal – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
3. KA 90 Gayabaru Malam Selatan relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng ➡️ Memutar via Prupuk – Tegal – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
4. KA 44 Taksaka relasi Gambir – Yogyakarta ➡️ Memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
5. KA 47 Taksaka relasi Yogyakarta – Gambir ➡️ Memutar via Yogyakarta – Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Tegal – Cirebon.
6. KA 162 Bangunkarta relasi Pasarsenen – Jombang ➡️ Memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
7. KA 7042 (KA Penumpang Tambahan) relasi Gambir – Surabaya Gubeng ➡️ Memutar via Cirebon – Semarang – Surabaya Pasarturi – Surabaya Gubeng.
8. KA 8 Bima relasi Gambir – Surabaya Gubeng ➡️ Memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
9. KA 251 Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen ➡️ Memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.
10. KA 252 Jayakarta relasi Pasar Senen – Surabaya Gubeng ➡️ Memutar via Cirebon – Semarang – Surabaya Pasarturi – Surabaya Gubeng.
11. KA 73B Senja Utama Solo relasi Solo – Pasar Senen ➡️ Memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.
12. KA 36 Gajayana relasi Gambir – Malang ➡️ Memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
13. KA 15 Argo Dwipangga relasi Solo – Gambir ➡️ Memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.
Seiring dengan perubahan pola operasi ini, frekuensi perjalanan kereta api di jalur utara tentu akan meningkat. Menanggapi hal tersebut, KAI Daop 4 Semarang juga meningkatkan kewaspadaan di titik-titik perlintasan sebidang.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. Dengan adanya penambahan frekuensi perjalanan KA di jalur utara, masyarakat diharapkan untuk selalu disiplin, mematuhi rambu-rambu, serta mendahulukan perjalanan kereta api,” tambah Luqman.
Keselamatan berlalu lintas menjadi prioritas utama, baik bagi pengguna jalan rel maupun pengguna jalan raya.
KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen penuh untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api, serta memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal di tengah kondisi yang terjadi.
Pihaknya memahami bahwa perubahan rute ini tentu akan berdampak pada waktu tempuh dan kenyamanan perjalanan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan dan terus berupaya agar operasional perjalanan KA dapat kembali normal secepatnya,” tutup Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang.
Masyarakat diharapkan dapat memaklumi kondisi ini dan selalu memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI maupun petugas di stasiun.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang
Luqman Arif
