Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu’anhu.
Dengan hati yang penuh kesedihan dan keikhlasan, Keluarga Besar Almarhum Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno Bin Subandi menyampaikan berita duka yang mendalam. Putra, ayah, kakek, buyut, dan kakak kami yang tercinta, serta tokoh bangsa yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, telah menghembuskan nafas terakhirnya pada hari ini, Senin, 02 Maret 2026, tepat pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta 2 Maret 2026
Kepergian almarhum merupakan kehilangan yang sangat besar bagi keluarga, serta bagi bangsa dan negara Indonesia. Sepanjang hidupnya, Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno Bin Subandi telah mengabdikan diri sepenuhnya untuk kepentingan negara, masyarakat, dan bangsa. Karier militernya yang gemilang di Angkatan Darat membawanya memegang berbagai jabatan strategis, hingga akhirnya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan kemudian Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Dedikasinya dalam menjaga kedaulatan negara, keamanan nasional, dan stabilitas bangsa menjadi warisan yang tak ternilai harganya.
Selain sebagai prajurit yang tangguh dan setia, almarhum juga dikenal sebagai negarawan yang bijaksana saat menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998. Dalam jabatan tersebut, beliau turut berkontribusi dalam berbagai upaya pembangunan nasional, mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, serta mengayomi seluruh lapisan masyarakat. Gaya kepemimpinannya yang rendah hati, tegas, dan penuh tanggung jawab menjadikan beliau teladan bagi banyak orang, baik di lingkungan militer maupun masyarakat sipil.
Terkait proses pemakaman, jenazah almarhum akan terlebih dahulu dimandikan dan dishalatkan di rumah duka RSPAD. Setelah proses tersebut selesai, jenazah akan dibawa ke rumah duka keluarga yang berlokasi di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat. Di tempat ini, keluarga, kerabat dekat, rekan sejawat, serta masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir dapat menyampaikan doa dan ucapan belasungkawa.
Keluarga Besar Almarhum juga memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan, khilaf, dan ketidaksempurnaan yang mungkin pernah dilakukan almarhum semasa hidupnya, baik yang disengaja maupun tidak. Kami percaya bahwa setiap manusia memiliki kekurangan, dan kami berharap kebaikan yang tak terhitung jumlahnya yang telah beliau lakukan dapat menutupi segala hal yang mungkin kurang berkenan di hati orang lain.
Kami berdoa agar seluruh amal ibadah yang telah dilakukan almarhum, baik yang bersifat ibadah mahdhah maupun muamalah, diterima dengan baik di sisi Allah SWT. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, ampunan, dan kasih sayang-Nya yang luas kepada almarhum, serta memberikan tempat terbaik dan paling mulia di surga-Nya. Semoga almarhum ditenangkan di alam sana, dijauhkan dari siksa kubur, dan senantiasa dilimpahi kebahagiaan abadi di akhirat kelak.
Kami juga memohon doa tulus dari Bapak, Ibu, dan seluruh masyarakat Indonesia agar almarhum senantiasa dilimpahi rahmat dan ampunan Allah SWT. Doa dari orang-orang yang ditinggalkan adalah hadiah terindah yang dapat kami berikan kepada almarhum, dan kami sangat menghargai setiap doa yang dipanjatkan untuk beliau.
Kepergian almarhum meninggalkan kenangan yang mendalam dan warisan yang berharga bagi kita semua. Semoga semangat pengabdian, kebijaksanaan, dan ketulusan hati yang beliau miliki dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara, serta senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai kebaikan dan kebenaran.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Keluarga Besar Alm. H. Try Sutrisno
