TEGAL – Kosmiindonesia.com – Sebuah insiden kecelakaan kerja menimpa seorang karyawan di lingkungan proyek pembangunan struktur bangunan milik PT Wahana Gula Investama, yang berlokasi di Jalan Raya Pantura, Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, pada Jumat sore, 6 Maret 2026. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB ini langsung menarik perhatian pihak perusahaan dan otoritas terkait untuk segera melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.
Korban dalam insiden kecelakaan kerja ini diidentifikasi sebagai Sdr. Dita Aris Saputra, seorang karyawan yang lahir di Bojonegoro pada 30 April 1995. Korban beralamat di Rambitan, RT 09 RW 02, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro. Hingga saat ini, belum ada informasi rinci mengenai kondisi kesehatan korban pasca insiden, namun pihak terkait telah segera memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut.
Dua orang saksi mata yang berada di lokasi kejadian dan melihat langsung peristiwa tersebut adalah Sdr. Naryo dan Sdr. Kasan. Keterangan dari kedua saksi ini nantinya akan menjadi sangat penting dalam proses penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kecelakaan kerja yang terjadi. Pihak berwenang dan tim investigasi dari perusahaan maupun instansi terkait telah melakukan wawancara dengan kedua saksi untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai apa yang terjadi sebelum, saat, dan setelah insiden berlangsung.
Sampai saat ini, penyebab pasti dari kecelakaan kerja tersebut masih belum dapat dipastikan. Tim investigasi masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap lokasi kejadian, peralatan yang digunakan, serta prosedur keselamatan kerja yang diterapkan di lokasi proyek tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah insiden ini disebabkan oleh faktor kelalaian manusia, kerusakan peralatan, atau faktor lain yang berkaitan dengan kondisi lingkungan kerja.
Pihak PT Wahana Gula Investama juga telah memberikan respons cepat terkait insiden ini. Perusahaan menyatakan akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang dalam proses penyelidikan dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja seluruh karyawan di lingkungan proyek. Selain itu, perusahaan juga berkomitmen untuk memberikan dukungan yang diperlukan bagi korban dan keluarganya selama masa pemulihan.
Insiden kecelakaan kerja ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak, baik perusahaan maupun karyawan, akan pentingnya penerapan prosedur keselamatan kerja yang ketat dan disiplin dalam setiap aktivitas kerja. Keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab pihak perusahaan, tetapi juga tanggung jawab setiap individu yang terlibat dalam proses kerja. Diharapkan, melalui investigasi yang mendalam terhadap insiden ini, dapat ditemukan solusi dan langkah pencegahan yang efektif agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan.
Hingga berita ini diturunkan, proses investigasi masih terus berjalan, dan pihak berwenang serta perusahaan akan memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan kasus ini kepada masyarakat secara berkala.
