TULANGBAWANG – Kosmiindonesia.com – Amarah dan kekecewaan mendalam melanda masyarakat Kabupaten Tulangbawang, Lampung. Khususnya warga yang beraktivitas di sepanjang Jalan Hasan Bulan, Dusun Pasiranjaya, Kecamatan Denteteladas, kondisi jalan yang hancur lebur kini menjadi sorotan utama yang memicu kemarahan publik.
Masyarakat menilai bahwa pemerintah, baik di tingkat desa maupun kabupaten, terkesan tutup mata, tuli, dan mengabaikan penderitaan rakyat akibat infrastruktur jalan yang saat ini berada dalam kondisi sangat memprihatinkan, bahkan nyaris tidak layak disebut jalan raya.
Peristiwa ini menjadi bahan pembicaraan hangat dan viral di media sosial pada Sabtu, 11 April 2026, di mana warga dengan gamblang meluapkan kekesalannya karena janji manis perbaikan jalan yang digembar-gemborkan saat kampanye hingga saat ini belum ada realisasinya sama sekali.
Janji Manis Saat Kampanye, Realita Nol Saat Sudah Menang
Kritikan keras ini dilontarkan menyusul ingatan masyarakat terhadap masa kampanye pemilihan kepala daerah lalu. Saat itu, para calon pemimpin, mulai dari tingkat bawah hingga calon Bupati, begitu gencar dan lantang menjanjikan perubahan besar-besaran.
Salah satu janji utama yang paling sering disuarakan dan menjadi harapan besar warga adalah perbaikan total terhadap jalan-jalan yang rusak. Mereka berjanji akan membangun jalan yang mulus, kuat, dan nyaman untuk dilalui.
Namun, kenyataan pahit yang dirasakan sekarang sangat bertolak belakang.
“Dari mulai tingkat bawah sampai pencalonan Bupati, mereka berteriak dan menjanjikan jalan rusak akan diperbaiki. Tapi sekarang sudah memimpin, sampai sekarang belum ada satupun yang peduli,” keluh salah satu warga dalam unggahan yang viral.
Rasa kecewa ini semakin menggunung karena masyarakat merasa suaranya tidak didengar dan keluhan mereka dianggap angin lalu. Padahal, kondisi jalan yang parah ini bukan masalah baru, melainkan keluhan lama yang sudah bertahun-tahun tak kunjung mendapat tindakan serius dari pemerintah daerah.
Kondisi Mengerikan: Lubang Raksasa dan Lumpur Menggenang
Yang membuat situasi semakin memilukan dan memprihatinkan, kondisi jalan di Jalan Hasan Bulan saat ini dinilai sudah berada di titik sangat kritis dan membahayakan nyawa.
Berbeda dengan jalan raya pada umumnya, permukaan jalan di lokasi tersebut sudah tidak berbentuk lagi. Aspal hancur total, berganti menjadi tanah becek yang dipenuhi lubang-lubang raksasa yang sangat dalam. Saat hujan turun, jalan ini berubah menjadi kolam-kolam air berlumpur yang menyembunyikan bahaya di dalamnya.
Akibat kondisi yang sangat memprihatinkan ini, tidak sedikit kejadian naas yang menimpa warga setiap harinya.
- Pengendara Motor: Sering kali terpaksa jatuh karena tidak bisa menghindari lubang atau kehilangan keseimbangan akibat jalan yang licin dan rusak parah.
- Pengendara Mobil: Banyak kendaraan roda empat yang mengalami kesulitan ekstrem, bahkan sering kali terperosok, mogok, atau mengalami kerusakan pada kaki-kaki kendaraan akibat melintasi jalan yang penuh hantaman.
“Kondisinya sudah sangat parah. Banyak pengendara motor jatuh, mobil pun sering terperosok. Ini sangat membahayakan nyawa,” tegas sumber tersebut.
Jalan yang seharusnya berfungsi sebagai urat nadi ekonomi untuk memperlancar distribusi barang dan mobilitas masyarakat, justru kini berubah menjadi sumber masalah utama dan sumber malapetaka yang terus mengancam keselamatan jiwa setiap orang yang melintas.
Masyarakat Tuntut Tindakan Nyata, Jangan Cuma Basa-basi
Melihat kondisi yang tidak kunjung membaik dan terkesan dibiarkan begitu saja, masyarakat Tulangbawang kini menuntut keseriusan penuh dari pemerintah daerah.
Mereka berharap janji-janji politik yang disampaikan saat masa kampanye tidak hanya menjadi alat manipulasi untuk meraih kekuasaan semata, tetapi benar-benar dibuktikan dengan kerja nyata dan bukti di lapangan.
Harapan besar masyarakat kini tertuju agar pihak pemerintah, di bawah kepemimpinan yang kini berkuasa, segera turun tangan langsung. Warga meminta agar pemimpin mau turun lapangan, merasakan sendiri guncangan dan kesulitan di jalan tersebut, dan segera merealisasikan perbaikan jalan secepat mungkin demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
“Jangan sampai rakyat yang menderita karena jalan rusak, sementara pemimpin terlihat diam dan tidak peduli,” seru warga dengan nada emosional.
Masyarakat juga berharap adanya perhatian dari Kementerian Pekerjaan Umum RI serta kepedulian dari tokoh-tokoh daerah seperti Rahmat Mirzani Djausal dan Mirza Jihan agar masalah mendesak ini segera mendapatkan solusi dan penanganan yang serius.
📍 Lokasi: Jl. Hasan Bulan, Dusun Pasiranjaya, Kecamatan Dentebalas, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
