BEKASI – Kosmiindonesia.com – Dalam upaya maksimal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Timur kembali menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ). Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif dan preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi di wilayah hukumnya.
Operasi yang berlangsung intensif ini dilaksanakan di Jalan Raya Citarik, Desa Jatibaru, Kabupaten Bekasi. Kegiatan dimulai pada Selasa malam, 7 April 2026, tepat pukul 23.30 WIB dan berlangsung hingga dini hari, menyasar waktu-waktu yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas.
Operasi strategis ini dipimpin langsung oleh AKP E. Daniel, S.H., selaku Kapolsek Cikarang Timur, dan didukung penuh oleh delapan personel yang telah disiapkan khusus.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan dua pendekatan utama, yaitu patroli mobile yang bergerak dinamis menyusuri ruas jalan, serta pemeriksaan selektif terhadap kendaraan yang melintas.
Kendaraan yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi roda dua maupun roda empat. Selain itu, petugas juga melakukan pengawasan ketat terhadap setiap individu yang terlihat berperilaku mencurigakan atau berpotensi melakukan pelanggaran hukum.
Kapolsek Cikarang Timur melalui perwira pengendali operasi menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki target yang sangat jelas. Sasaran utama dari Operasi Kejahatan Jalanan ini adalah untuk memutus mata rantai dan mencegah secara dini berbagai jenis kejahatan, antara lain:
✅ Pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
✅ Aktivitas balap liar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
✅ Kepemilikan senjata tajam (Sajam) secara ilegal.
✅ Peredaran dan konsumsi minuman keras (Miras) yang dilarang.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kami dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya tindak kriminalitas,” ujar perwira pengendali.
Pemilihan lokasi di Jalan Raya Citarik bukan tanpa alasan. Jalan ini merupakan salah satu jalur strategis yang memiliki mobilitas lalu lintas cukup tinggi, terutama pada malam hari, sehingga menjadi fokus utama pengawasan agar tidak dijadikan tempat tindak kejahatan.
Selain melakukan penindakan, personel yang turun ke lapangan juga mengedepankan fungsi pembinaan dan edukasi. Petugas aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada para pengendara dan warga yang ditemui di lokasi.
Masyarakat diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, membawa kelengkapan administrasi kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan diri terhadap potensi kejahatan di jalan raya.
Interaksi yang dilakukan pun mengusung prinsip pendekatan humanis. Hal ini dilakukan tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk membangun kedekatan emosional dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Hasil yang dicapai selama pelaksanaan operasi menunjukkan hasil yang positif. Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Petugas tidak menemukan adanya pelanggaran hukum yang mencolok maupun barang bukti ilegal yang berhasil diamankan. Namun demikian, kepolisian tidak boleh lengah. Pemantauan tetap dilakukan secara intensif untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga hingga pagi hari.
Menutup kegiatan, Polsek Cikarang Timur menegaskan komitmennya bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Operasi akan difokuskan pada titik-titik rawan kriminalitas di seluruh wilayah hukum Polsek Cikarang Timur.
Upaya keras ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan, menekan angka kriminalitas secara signifikan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi.
