Bekasi – Kosmiindonesia.com – Menjelang digelarnya aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh mahasiswa, aparat keamanan langsung bergerak sigap mempersiapkan diri. Pada Senin pagi, 6 April 2026, sebuah apel besar pengamanan digelar secara resmi untuk memastikan kelancaran dan keamanan jalannya demonstrasi.
Kegiatan apel kesiapan ini dilaksanakan di titik kumpul massa, tepatnya di Taman Sehati, Jalan Sciences Boulevard, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Lokasi ini menjadi basis utama sebelum massa bergerak menuju tujuan akhir.
Apel pengamanan kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Polsek Cikarang Timur, Kompol Sugiharto, S.H.. Dalam barisan yang tertib dan rapi, terlihat ribuan personel gabungan yang disiapkan untuk mengawal jalannya aksi.
Personel yang dikerahkan merupakan gabungan dari berbagai unsur, antara lain:
✅ Jajaran Polsek Cikarang Timur.
✅ Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas).
✅ Anggota Intelijen Keamanan (Intelkam) Polres Metro Bekasi.
Kehadiran personel gabungan ini menunjukkan betapa seriusnya pihak kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas agar aksi yang akan berlangsung dapat berjalan sesuai koridor hukum tanpa adanya gangguan atau kericuhan.
Tujuan utama dari pengamanan ini adalah untuk mengawal pergerakan massa mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus. Massa direncanakan akan bergerak dari titik kumpul di Taman Sehati menuju lokasi aksi di Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat.
Aparat ditugaskan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari berkumpul, perjalanan, hingga penyampaian aspirasi, berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Dalam arahannya yang penuh tegas namun bijaksana, Kompol Sugiharto memberikan pembekalan dan instruksi jelas kepada seluruh anggotanya. Ia menekankan bahwa tugas utama aparat bukan untuk menghalangi, melainkan mengamankan dan memfasilitasi hak masyarakat untuk berkumpul dan berpendapat.
“Laksanakan tugas pengamanan dengan sebaik-baiknya. Kami mengedepankan sikap humanis, jaga komunikasi yang baik dengan peserta aksi, dan tetap profesional dalam setiap tindakan,” tegas Kompol Sugiharto.
Ia juga menegaskan aturan main yang sangat ketat demi mencegah eskalasi konflik:
🚫 Tidak ada anggota yang membawa senjata api saat bertugas di lapangan.
🚫 Hindari segala bentuk tindakan yang berpotensi memicu keributan atau bentrokan.
✅ Patuhi prosedur operasional standar dan tetap dalam kendali komando.
Selain pengamanan orang, fokus penting lainnya adalah pengaturan arus lalu lintas. Mengingat pergerakan massa cukup besar, potensi kemacetan sangat mungkin terjadi.
Oleh karena itu, personel Sat Lantas disiagakan di titik-titik strategis sepanjang rute perjalanan. Tugas mereka adalah mengatur kepadatan kendaraan, memberikan prioritas jalan bagi rombongan, namun tetap memastikan mobilitas masyarakat umum tetap berjalan lancar tanpa gangguan yang berarti.
Hingga berita ini diturunkan dan proses pemberangkatan massa dimulai, situasi di lokasi terpantau sangat kondusif. Suasana terjaga aman dan terkendali.
Massa aksi diketahui akan menyampaikan berbagai aspirasi dan tuntutan di depan Kantor Pemkab Bekasi. Dengan adanya pengawalan yang maksimal ini, diharapkan proses demokrasi dapat berjalan dengan damai, tertib, dan memberikan hasil yang positif sesuai dengan aturan yang berlaku.
Aparat keamanan menyatakan akan tetap bersiaga penuh hingga kegiatan selesai dan massa bubar dengan aman, sebagai bentuk komitmen nyata pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
